Informasi

Marhaban ya Romadhon, sebentar lagi akan datang bulan Suci Romadhon bagi Umat Muslim, saatnya persiapan mental dan prasarana ibadah. Mumpung masih jauh-jauh hari, segera lakukan perbaikan dari sekarang sebelum waktu dipakai bermasalah. Kami siap membantu baik pengadaan barang, renovasi atau sekedar konsultasi saja. Hubungi Telp Toko SELYA PRODUCT untuk pembelian barang di 021-87918341 atau email ke selya_product@yahoo.co.id Salam dan sukses

Jumat, 15 Februari 2013

Hubungan SERI-PARALEL Speaker


Dalam instalasi sound system, selain daya total speaker yang harus diperhatikan, Impedansi total speaker (Z)  juga harus diperhatikan, khususya untuk low impedansi (speaker tanpa mtaching trafo).  Untuk speaker High Impedansi (speaker pakai matching trafo), impedansi tidak perlu diperhatikan, cukup daya total (P) saja yang diperhatikan.

Untuk memperoleh impedansi total yang sesuai dengan impedansi amplifier, maka bisa dilakukan dengan 3 cara :
1. Hubungan SERI
2. Hubungan PARALEL
3. Hubungan SERI-PARALEL

Hubungan SERI, impedansinya dijumlahkan saja, dan daya juga dijumlah.

Hubungan PARALEL, impedansi totalnya kalau impedansi speaker yang diparalel sama, maka cukup impedansi salah satu speaker dibagi jumlah speakernya.
Pada contoh, kebetulan hanya 2 bh speaker 8ohm yang diparalel, jadi Impedansi totalnya 8ohm / 2 = 4ohm.
Contoh lain bila speakernya ada 4 bh, masing-masing impedansinya 8ohm, maka impedansi totalnya menjadi 8ohm / 4 = 2ohm.
Untuk daya total, sama -> hanya dijumlahkan saja.
Hubungan SERI-PARALEL, maka yang seri dicari impedansi totalnya dulu, kemudian di paralel.
Untuk daya dijumlahkan saja.

Demikian sharing pengetahuan semoga bermanfaat.  Diharapkan dengan mengetahui total impedansinya maka tidak terjadi salah pasang yang dapat merusak amplifier.

Prinsip dasarnya adalah impedansi output amplifier < = impedansi speaker
( impedansi output amplifier lebih kecil / sama dengan impedansi speaker ).
artinya impedansi speaker tidak boleh lebih kecil dari impedansi amplifier. Minimal sama / lebih besar.

Wassalam
Admin










Website : www.selyaproduct.com

8 komentar:

  1. bos bagaimana caranya kalau yg dipasang speakernya itu impedansinya berbeda yaitu rendah dan tinggi ( horn sama colomn ) tapi memasangnya dengan satu ampilier. trims atas penjelasannya' Dari P. Ken Denpasar Bali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau 2 buah speaker dengan impedansi beda antara tinggi dan rendah, maka yang kalah yang tinggi. Suara yang keluar yaitu impedansi yang rendah.

      Ambil contoh : speaker rendah 16 ohm ( horn speaker tanpa matching ), di paralel dengan column speaker dg impedansi 500 ohm ( ZS-202C 20 watt ).
      Total paralelnya yaitu ( 16 x 500 ) / ( 16 + 500 ) --> berdasar hukum ohm
      jadi totalnya adalah 8000 / 516 = 15,5 ohm.

      Efek dari pemasangan seperti ini dapat merusak amplifier.

      Semoga bermanfaat

      Hapus
  2. Apabila horn toa 25 w impedansi 8 ohm sebanyak 4 buah,sedangkan impedansi pada ampli 4 ohm,bagaimana cara merangkai horn toa tersebut???terima kasih atas jawabannya

    BalasHapus
  3. yth LPPDSDM,

    Pak jika menggunakan merk toa, beli saja yang speaker atau amplifier jenh HIGH IMPEDANCE. jadi tidak perlu hitungan seri dan paralel. cukup di PARALEL saja semua spekaernya. ( hitung daya yang digunakan. contoh : ada 10 speaker berdaya 6 watt. maka haruslah menggunakan amplifier minimum berdaya output 6 watt X 10 speaker = amplifier minimum 60 watt )

    BalasHapus
  4. Pak, Boleh gak kabel telpon kita pake utk kabel speaker, dengan amplifier dan speker yg (high impedance), tks

    BalasHapus
  5. bos bagaimana skemanya klau 20 speaker impedansi speakernya minimal 4 maksimun 8

    BalasHapus
  6. sekolah saya butuh speaker untuk 30 kelas, di aman ya bisa saya dapakan, dan kira-kira berapa budget yang harus disiapkan? Thanks

    BalasHapus
  7. trims infonya. Saya mau pasang pengeras suara untuk rumah sakit dengan menggunakan ceiling speaker sekitar 40 yang dipsang disetiap lorong, bagaimana sisitim sambungannya?

    BalasHapus